SUTON-RADIO

Inspirasi Teknologi Terbaru

Nanang (27) tega menganiaya dan menyutubuhigadisABGinisial ZNS (15). Peristiwa yang sempat membuat geger tersebut terjadi di wilayah Kampung Warungmuncang, Cipageran, KotaCimahi, Rabu (29/1/2020). Korban saat itu ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di sebuahkebuntomat oleh Dindin (45), oleh seorang petani tomat.

Kebetulan saat itu Dindin hendak pulang ke rumah setelah menjaga sayuran yang jauh dari lokaso kebun. "Saat melintas di lokasi saya mendengar suara rintihan, tempat ini memang agak sepi apalagi kalau malam hari. Jarang ada kendaraan lewat ke sini," ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis (30/1/2020). Saat ditemukan, tubuh ZNS hanya ditutup bambu kering.

Kondisinya pun memprihatinkan lantaran kepalanya sudah berlumuran darah. "Sebelum korban ditemukan, ada sepeda motor matic yang melintas dari arah kebun garapan saya. Saya kira maling sayuran, warga sempat mengejar," kata Dindin. ZNS pun kemudian dibawa ke RSUD Cibabat.

Ia sempat dirawat di sana dan kondisinya berangsur membaik. Kendati demikian, ayah ZNS Ahmad Sutarya (52) kala itu berharap polisi bisa secepatnya menangkap pelaku yang menganiaya anaknya. Kini, keinginan Ahmad sudah terkabul.

Pelakupenganiayaandan perkosaan terhadap anaknya sudah ditangkap. KapolresCimahiAKBPMYorisMarzukimengatakan, dua tersangkanya adalah Nanang (27) dan NS (17). NS adalah teman korban, sedangkan Nanang baru pertama kali bertemu dengan ZNS.

Yoris lalu menceritakan kronologi aksi bejat yang dilakukan NS dan ZNS. Awalnya, NS menjemput ZNS di Rumah Sakit Cibabat untuk keCipageran. Rupanya, Nanang sudah menuinggu di Cipageran.

"Di lokasi, ketiga orang tersebut meminum minuman mengandung alkohol (arak)," kata AKBP Yoris di MapolresCimahiJumat (07/2/2020). Nanang kemudian meminta NS untuk membeli makanan. Setelah NS pergi, Nanang membonceng korban menuju suatu tempat yang masih di sekitaranCipageran.

Tiba di lokasi itu, Nanang lalu mengajak ZNS bersetubuh namun korban menolak. Nanang kemudian memukul ZNS pakai tangan kosong. Tak berhenti di situ, ia juga menusuk wajah ZNS menggunakan bambu.

"Setelah korban tidak berdaya dan wajahnya penuh luka, Nanang kemudian menyetubuhi korban sebanyak tiga kali," ujar Yoris. Nanang kemudian meninggalkan ZNS di sebuah kebun dan menutupi tubuh korban memakai bambu. Adapun niatan cabul Nanang, dikatakan Kasat Reskrim PolresCimahiAKP Yohannes Sigiro, muncul setelah melihat NS meraba bagian tubuh korban di lokasi pertama.

NS juga sempat mencium korban di hadapan Nanang. Kondisi korban saat itu setengah sadar karena di bawah pengaruh alkohol. Ketika di MapolresCimahi, tersangka lalu diinterogasi oleh Yohannes.

Tak terlihat ada penyesalan dari wajah Nanang, ia bahkan beberapa kali terlihat sedikit senyum. Padahal, akibat perbuatannya, ZNS juga mendapatkan luka tusukan sebanyak empat kali di bagian pipi kanan dan luka pukulan menggunakan tangan. "Saya minum arak. Saya hanya berniat membuat dia tidak berdaya lalu menyetubuhi," katanya.

Kini, kepada tersangka, polisi menyangkakan pasal 81 ayat 5 dalam hal tindak pidana sesuai pasal 76D mengakibatkan luka berat dan pidana penjara paling singkat 10 tahun dan paling lama 20 tahun . Kemudian pasal 82 sebagaimana pada pasal 76e dipidana paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun dan denda Rp 5 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *