SUTON-RADIO

Inspirasi Teknologi Terbaru

Luiz Junior, penyerang asal Brazil ini bukanlah nama asing bagi publik Indonesia khususnya untuk beberapa klub yang telah dibelanya. Penyerang berusia 29 tahun tersebut telah memperkuat sejumlah klub besar di Tanah Air, diantaranya, Barito Putera, Madura United dan Persija Jakarta. Barito Putera menjadi klub pertama Luiz saat datang ke Indonesia pada tahun 2016 dan langsung berkontribusi dengan menjadi top skor klub dengan 17 golnya.

Tampil moncer bersama Laskar Antasari membuat karir Luiz di Tanah Air bertahan hingga direkrut oleh Madura United dan Persija Jakarta. Namun pada Agustus 2017, striker berpostur 1,75 m ini hijrah ke Al Jazeera dan membuat namanya lama tak didengar. Lama tak terdengar, Luiz Junior rupanya saat ini tengah mengadu nasib di Singapura dan harus menjalani karantina mandiri selama pandemi virus corona atau covid 19.

Luizbelum bisa kembali ke kampung halamannya di Brasil, lantaran masih dalam masa pemulihan cedera di klub Tanjong Pagar United. Negara yang saat dihuni Luiz juga sama seperti di Indonesia dimana Pemerintah setempat menerapkan social distancing agar mengurangi resikoCovid 19. Hal tersebut berimbas pada kompetisi sepak bola Singapore Premier League 2020 yang harus dihentikan hingga batas waktu belum ditentukan.

“Seluruh dunia prihatin dengan adanya Covid 19, yang menyebabkan situasi sangat menyedihkan saat ini." "Meskipun Singapura tidak separah di Eropa, tapi di sini juga sudah banyak kasus sehingga kita harus sangat berhati hati." "Apalagi, saya saat ini sedang cedera pergelangan kaki, jadi saya masih di Singapura, tidak pulang ke Brasil,” ucap Luiz seperti yang dikutip dari laman resmi .

Mantan pemain Al Jazeera ini turut memberikansejumlah arahan agar terhindar dari paparan virus covid 19. Menurut Junior, seluruh elemen masyarakat harus bekerja sama, mengikuti instruksi yang diberikan oleh pemerintah setempat dan Badan Kesehatan Dunia (WHO). Mengikuti arahan pemerintah dan WHO agar tidak terpapar virus Corona dan bisa memutus rantai penyebarannya.

“Yang saya lakukan untuk mencegah infeksi virus, mungkin semua orang juga sudah tahu karena sudah direkomendasikan oleh Badan Kesehatan dan WHO." "Kita tetap di rumah dan menjaga keluarga, menjaga rumah agar tetap bersih, selalu cuci tangan setiap hari, dan hindari keramaian." "Dengan langlah langkah itu, kita bisa menekan angka penyebaran virus dan menyelesaikan wabah ini,” tambah Luiz.

Disisi lain penyerang kelahiran 23 April 2020 inijuga mengikuti perkembangan kasus Covid 19 di Indonesia dan sejumlah negara lain. Namun, saat disinggung mengenai Liga Indonesia, ia justru terkenang kebersamaannya saat berseragam Barito Putera pada tahun 2016 lalu. Saat itu, Junior adalah salah satu top skorer dengan koleksi 17 gol bersama Laskar Antasari, dua tingkat di bawah Alberto Goncalves yang meraih Sepatu Emas.

“Tentu saya akan selalu mengingat Barito, klub pertama saya di Liga Indonesia. Saya sangatbahagia di sana, dan saya bisa mencetak 17 gol saat itu." "Saya sangat berterima kasih kepada Barito Putera dan fans. Saya berharap suatu hari nanti bisa kembali ke sana,” pungkasnya. Barito Putera sendiri saat ini belum dapat meraih kemenangan di 3 pertandingan awal Liga 1 2020.

Tim besutan Djajang Nurjaman ini baru mengumpulkan 1 poin dan menempatkannya di papan bawah tepatnya posisi 17 klasemen sementara. Rinciannya, pada pekan perdana dipermalukan oleh tuan rumah Madura United dengan skor 4 0 di Stadion Gelora Pamelingan Madura. Kemudian pada pekan kedua dibungkam oleh tim tamu Bali United dihadapan publiknya sendiri dengan skor 1 2 di Stadion Demang Lehman.

Kemudian pertandingan terakhir pekan ke 3, mencuri 1 poin dari markas PSM Makassar dengan skor imbang 1 1 di Stadion Andi Mattalatta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *