SUTON-RADIO

Technology is a Useful Servant But a Dangerous Master

Berbagai tanggapan terkait kapan waktu penyelenggaraan MotoGP 2020 yang tepat mulai bermunculan. Kali ini Bos KTM, Pit Beirer melontarkan pendapatnya terkait kemungkinan untuk dapat memulai balapan MotoGP. Musim ini kalender MotoGP mengalami carut marut akibat pandemi Covid 19 (virus corona) yang tengah merebak di berbagai negara.

Sejumlah race yang telah dijadwalkan oleh Dorna Sports (promotor MotoGP) harus mengalami penundaan. Kondisi tersebut tentu membuat pusing Dorna Sports untuk kembali merevisi kapan waktu yang tepat untuk melangsungkan race perdana. Berbagai tanggapan dilontarkan oleh insan MotoGP, termasuk Pit Beirer.

Ia menyatakan bahwa MotoGP sangat tidak realistis jika tetap dipaksakan untuk berlangsung pada bulan Juli. Sebagai solusinya atas pendapat yang ia lontarkan, Pit Beirer mengatakan bahwa race perdana Grand Prix MotoGP musim ini dapat berlangsung pada bulan September. "Saya pikir bulan September merupakan waktu yang tepat untuk memulai," ucapnya menambahkan.

Ia menambahkan bahwa semua orang harus bersabar jik ingin penyelenggaraan MotoGP musim ini dapat berlangsung dengan baik. "Kita harus menunggu secara sabar." "Pembatasan (lockdown) akan mulai dibuka secara perlahan," terangnya

"Kemudian secara perlahan kondisi ini akan membaik dan baru dapat melangsungkan balapan," jelas Bos KTM. Pendapatnya tersebut dinilai wajar, mengingat banyaknya staf, ofisial , hingga rider harus menjalani masa karantina dinegaranya masing masing akibat merebaknya covid 19. Seperti Italia dan Spanyol yang dalam beberapa waktu yang lalu memiliki grafik yang tinggi dalam penyebaran virus corona.

Beberapa waktu yang lalu, Carmelo Ezpeleta juga telah memikirkan berbagai opsi untuk penyelenggaraan MotoGP. Mulai alternatif race yang dapat berlangsung di Portugal hingga skenario terburuknya. Bukan menjadi rahasia lagi jika gelaran MotoGP musim ini memiliki peluang untuk tidak ada kejuaraan sama sekali.

Mengingat secara berturut turut sirkuit di berbagai negara yang akan digunakan sebagai ajang lintasan balap mengalami penangguhan. Secara beruntun, race yang akan berlangsung di Thailand, Argentina, Amerika Serikat, Jerez (Spanyol), Le Mans (Prancis), Catalunya (Spanyol), hingga Mugello (Italia) terpaksa mengalami penundaan. Bukan tidak mungkin Dorna Sports selaku promotor MotoGP meniadakan ajang balap Grand Prix musim ini, mengingat terus meningkatnya kasus covid 19 di berbagai negara.

MotoGP Qatar (8 Maret, hanya kelas Moto2 dan Moto3) MotoGP Spanyol (3 Mei, ditunda, belum ada jadwal) MotoGP Prancis (17 Mei, ditunda, belum ada jadwal)

MotoGP Italia (31 Mei, ditunda, belum ada jadwal) MotoGP Catalunya (7 Juni, ditunda, belum ada jadwal) MotoGP Jerman (21 Juni, diragukan)

MotoGP Belanda (28 Juni, diragukan) MotoGP Finlandia (12 Juli) MotoGP Rep. Ceska (9 Agustus)

MotoGP Austria (16 Agustus) MotoGP Inggris (30 Agustus) MotoGP San Marino (13 September)

MotoGP Aragon (27 September, maju dari 4 Oktober) MotoGP Thailand (4 Oktober, ditunda dari 22 Maret) MotoGP Jepang (18 Oktober)(sirkuit sementara ditutup dari 10 April hingga 11 Mei)

MotoGP Australia (25 Oktober) MotoGP Malaysia (1 November) MotoGP Americas (15 November, ditunda dari 5 April)

MotoGP Argentina (22 November, ditunda dari 19 April) MotoGP Valencia (29 November, mundur dari 15 November)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *