SUTON-RADIO

Inspirasi Teknologi Terbaru

Pihak Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso mengatakan dua dari sembilan pasien yang diisolasi di RSPI mengalamianxiety disorder atau gangguan kecemasan. Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dari Instalasi Rehabilitasi Medik RSPI Sulianti Saroso dr. Andi Dala Intan mengatakan dua pasien tersebut memerlukan pendampingan psikolog. "Ada dua pasien yang memang memerlukan pendampingan psikolog dari tim instalasi rehabilitasi medik," ujar Dala, dalam konferensi pers, di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (12/3/2020).

Dala tak menjelaskan secara rinci pasien kasus berapa yang mengalami gangguan kecemasan. Namun dia hanya menyebut satu pasien berusia lanjut, sementara satu lainnya berusia muda. "Satu pasien dengan usia lanjut, ada gangguan cemas dan depresi terselubung. Sehingga terjadi seperti semacam gangguan penyesuaian yang akan kami elaborasi lagi," kata dia.

"Nah satu lagi ada pasien usia muda, dia juga mengalami gangguan cemas," tandasnya. Untuk diketahui, RSPI Sulianti Saroso masih merawat sembilan pasien dalam ruang isolasi hingga Kamis (12/3/2020). Status dari sembilan pasien tersebut, kata dia, antara lain delapan pasien positif terinfeksi virus corona dan satu PDP. Adapun pasien yang positif terinfeksi virus corona adalah kasus 01, 02, 03, 04, 10, 11, 23, dan 27.

Juru bicara penanganan mengatakan 3 pasien yang dirawat di , Jakarta Timur dinyatakan sembuh dari atau covid 19. "Sudah membaik, tidak ada keluhan, secara laboratorium 2 kali. Dilakukan pemeriksaan hasilnya negatif. Mereka memutuskan sembuh dan tidak membutuhkan perawatan," kata Achmad Yurianto di lokasi, Kamis (12/3/2020). Meskipun sudah diyatakan sembuh, ketiga pasien sementara harus membatasi aktivitasnya setelah kembali ke keluarganya.

Selain itu, mereka pun harus tetap menjaga asupan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. "Dengan asupan gizi yang baik dan kemudian meningkatkan daya tubuh, ini yang kita minta dilakukan bersangkutan kita edukasi, kami memberikan izin untuk pulang," kata Yuri. Ketiga pasien yang dinyatakan sembuh tersebut di antaranya;

1. Pasien kasus 06, laki laki berusia 39 tahun. 2. Pasien kasus 14, laki laki berusia 50 tahun. 3. Pasien kasus 19, laki laki berusia 49 tahun.

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso belum bisa memulangkan pasien positif dengan nomor kasus 03 dan 10. Kedua pasien tersebut harus menunggu hasil tes laboratorium kedua untuk memastikan kondisinya. Diketahui, pasien terkait virus corona dapat dipulangkan setelah menjalani dua kali tes virus corona dengan hasil negatif dua kali berturut turut.

"Sebagaimana SOP yang ada, (hasil tes laboratorium) negatif kan harus 2 kali. Sehingga kami menunggu dulu sampai ada hasil negatif. Ini tinggal menunggu hasil kedua keluar karena baru satu kali (hasil) negatif," ujar Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso dr Mohammad Syahril dalam konferensi pers, di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (12/3/2020). Karena dua pasien tersebut belum diperbolehkan pulang, RSPI Sulianti Saroso hingga saat ini merawat sembilan pasien dalam ruang isolasi. Status dari 9 pasien tersebut, 8 pasien positif terinfeksi dan 1 pasien dalam pengawasan (PDP).

Syahril mengatakan pasien yang positif terinfeksi adalah kasus 01, 02, 03, 04, 10, 11, 23, dan 27. Dia tak merinci kasus PDP. Di sisi lain, Syahril mengungkap kondisi pasien yang sedang diisolasi dalam keadaan baik dan stabil.

Namun, beberapa diantaranya masih menunjukkan gejala demam dan batuk. "Kondisi pasiennya alhamdulillah semua baik sama seperti kemarin. Kondisi stabil tidak terjadi, perburukan semua baik, kemudian bisa melakukan kegiatan sehari hari," katanya. Sebelumnya diberitakan, dua pasien yang hasilnya dinyatakan negatif di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso direncanakan akan pulang hari ini.

Dalam jumpa pers, Rabu ( 11/3/2020) Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso dr Mohammad Syahril menjelaskan hasil tes laboratorium terhadap pasien nomor 03 dan pasien nomor 06 negatif. Pasien 03 merupakan warga negara Indonesia (WNI) berjenis kelamin perempuan dan pasien 06 warga negara asing (WNA) berjenis kelamin laki laki. "Dari delapan yang positif (virus corona), ini pasien positif nomor 03 dan pasien 06 sudah negatif," kata dia.

Dia menyebut pasien 03 sudah dua kali melakukan tes dan hasilnya negatif semua. Sementara pasien 06 tes pertama hasilnya negatif dan hasil tes kedua akan keluar besok. "Pasien nomor 03 itu hari ini sudah negatif hasilnya, kalau nggak salah dua kali ini. Rencana akan kita pulangkan karena kondisinya bagus. Pasien nomor 06 juga sudah negatif, kemudian kalau negatif (lagi) dia pun boleh dipulangkan. Karena kondisi umum dan gejala gejala sudah tidak ada," katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *