SUTON-RADIO

Inspirasi Teknologi Terbaru

Polisi mengamankan 13gambarkaryagadis ABG berinisial NF (15) yang tega menghabisi nyawa bocah berusia lima tahun di Sawah Besar,JakartaPusat. Belasangambaryang digoreskan di lembaran kertas HVS ini didominasi oleh perempuan sedih. Tak hanya itu, ada jugagambarSlender Man, karakter fisik yang berasal dari meme internet yang muncul pertama kali di forum Something Awful oleh pengguna Eric Knudsen dengan nama Victor Surge pada 2019 lalu.

Slender Man sendiri digambarkan sebagai sosok pria berperawakan kurus tanpa wajah yang memiliki tentakel layaknya gurita. Wakapolres MetroJakartaPusatAKBP Susatyo Purnomo mengatakan karakter yang dikatakan suka menculik atau melukai orang, terutama anak anak ini merupakan tokoh favorit NF. "Dia memang senang menonton film horor, kekerasan dan sebagainya. Tokoh favoritnya Slender Man," ucapnya, Minggu (8/3/2020).

Ia menambahkan, beragamgambaryang memperlihatkan perempuan menangis merupakan ungkapan perasaan dari remaja yang kini duduk di bangku kelas 3 sekolah menengah pertama (SMP) ini. "Dari kecil pelaku memang hobigambar, dia juga sering curhat lewatgambardan tulisan," ujarnya saat dikonfirmasi. Meski demikian, Susatyo mengaku pihaknya akan melibatkan psikolog dalam mengungkap makna sebenarnya dari belasangambarkarya NF.

"Terkait data pendukung, sepertigambar, tulisan, dan lainnya itu ada ahlinya sendiri yang akan membaca," kata Susatyo. "Kami hanya mengungkap fakta cara menghilangkan nyawa itu seperti apa," tambahnya menjelaskan. Seperti diberitakan sebelumnya, gadis ABG berinisial NF (15) nekat membunuh APA (5) karena terinspirasi dari filmpembunuhan.

APA diketahui dibunuh di rumah NF di kawasan Sawah Besar,JakartaPusatpada Kamis (5/3/2020). Kapolres MetroJakartaPusatKombes Pol Heru Novianto itu menuturkan pengakuan NF. "Tersangka melakukan (pembunuhan) dengan kesadaran dan dia terinspirasi, kalau berdasarkan tadi kita wawancara, dia (melakukanpembunuhan) terinspirasi oleh film," ujar Heru, Jumat (6/4/2020).

Heru menuturkan, saat itu APA berkunjung ke rumah tersangka dibunuh dengan cara ditenggelamkan ke dalam bak mandi selama 5 menit. "Jadi, si anak (korban) diajak ke kamar mandi kemudian disuruh mengambil mainan yang ada di dalam (bak mandi). Anak itu diangkat dan dimasukan ke dalam bak, baru ditenggelamkan," ungkap Heru. Kemudian, tersangka NF juga mencekik leher korban.

Setelah korban lemas, korban pun diikat dan dimasukan ke dalam lemari. Sebelumnya, tersangka berniat membuang jenazah korban. Meski demikian, tersangka mengurungkan niatnya tersebut dan tetap menyimpan jenazah korban dalam lemari.

"Setelah (korban) lemas, baru dibawa naik ke atas, didudukan. Karena (korban) mengeluarkan darah, lalu disumpal pakai tisu dan diikat. Awalnya mau dibuang karena sudah menjelang sore, akhirnya disimpan di dalam lemari," ungkap Heru. Keesokan harinya, Heru menjelaskan, tersangka beraktivitas seperti biasa. Ketika perjalanan menuju sekolah, tersangka memilih berganti pakaian dan menyerahkan diri ke Polsek Taman Sari, Jakarta Barat.

Saat itu NF sengaja membawa pakaian lain selain seragam sekolah, untuk menuju kantor polisi tersebut. "Polisi saya sudah membunuh dan mayatnya saya taruh di dalam lemari," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya AKBP Yusri Yunus, mencontohkan ucapan NF saat laporan di Polsek Metro Tamansari. "Ini awalnya polisi tidak percaya, tapi setelah lihat ada mayat di kamar pelaku, mereka percaya," sambungnya.

Lantaran lokasipembunuhanberada di kawasan Sawah Besar,JakartaPusat, Polsek Metro Tamansari menyerahkan kasus tersebut kepada Polsek Metro Sawah Besar. Saat ini, kasus dugaanpembunuhantersebut masih diselidiki oleh Polsek Sawah Besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *