SUTON-RADIO

Inspirasi Teknologi Terbaru

Kebakaran menara pencakar langit Abbco di Sharjah, Dubai, Uni Emirat Arab UEA) dipastikan dari puntung rokok yang dibuang, kata seorang pejabat tinggi polisi. “90 Persen api bersumber dari puntung rokok atau Shisha, yang dibuang di koridor lantai pertama," kata Penjabat Direktur Jenderal Operasi Polisi dan Kepala Laboratorium Forensik UEA, Brigadir Ahmed Haji Al Sarkal. "Puntung rokok dilempar dari lantai atas dan jatuh di lantai 10, dimana api pertama kali muncul.

Kebakaran di gedung 48 lantai itu merusak 333 apartemen, 233 di antaranya masih ditutup dan akan dibuka di hadapan pemiliknya, kata Al Sarkal. Polisi telah memeriksa 100 penghuni apartemen, 26 di antaranya rusak parah 34 terkena air dan asap, dan 40 pintu rusak, tambahnya. Dilansir AFP, Senin (11/5/2020), beberapa orang menderita luka ringan dalam insiden itu dan lebih dari 250 keluarga dievakuasi dan ditempatkan di hotel.

Puing puing yang jatuh saat kebakaran merusak 16 kendaraan di sekitar gedung, serta 17 kendaraan lainnya, yang berada di parkir mobil gedung itu. Menara Abbco dilengkapi dengan cladding yang dilarang pada 2016 untuk bangunan lebih dari 23 meter di Sharjah, kata, Direktur Jenderal Pertahanan Sipil Sharjah, Kolonel Sami Khamis Al Naqbi. Cladding dalam konstruksi adalah lapisan eksternal dari sebuah bangunan, yang menyediakan isolasi termal dan digunakan sebagai aspek estetika.

"Pertahanan Sipil Sharjah sekarang mempertimbangkan program untuk untuk menggantikan kelongsong tua dan membantu pemilik bangunan melakukan penggantian dan menemukan bahan alternatif dengan biaya lebih murah," kata Al Naqbi.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *