SUTON-RADIO

Inspirasi Teknologi Terbaru

Jabatan Direktur Utama PLN kini telah diisi oleh Zulkifli Zaini. Zulkifli Zaini resmi ditunjuk oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebagai dirut PLN. Zulkifli Zaini ditunjuk sebagai dirut untuk menggantikan Sofyan Basyir.

Sofyan Basyir diketahui telah menjadi tersangka oleh KPK atas kasus suap PLTU Riau I. Nama Zulkifli Zaini pun kini kian menjadi sorotan. Banyak yang mencari tahu dan penasaran dengan sosok Zulkifli Zaini.

Zulkifli Zaini rupanya bukan orang baru di PLN. Sebelumnya pria 63 tahun itu pernah menjabat sebagai Komisaris PLN sejak tahun 2013 silam hingga April 2015. Selain di PLN, Zulkifli Zaini juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada 2010 hingga April 2013.

Ia juga pernah menjadi Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak Maret 2015 hingga Maret 2016 dan menduduki posisi Komisaris Independen Bank Permata pada 2017. Resmi menjadi dirut PLN, lantas berapa harta kekayaan yang dimiliki Zulkifli Zaini? Sebagai pejabat baru tentu biasanya mereka akan melaporkan kekayaan yang dimiliknya di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Kekayaan itu tercatat pada periode 2 April 2013. Jumlah tersebut ternyata lebih besar dibanding dengan kekayaan Zulkifli Zaini pada periode 31 Desember 2010 yang mencapai Rp 69.014.122.657. Kekayaan Zulkifli Zaini sebagian terdiri dari surat berharga senilai 78.058.575.730, per 2 April 2013.

Angka itu bertambah dari kepemilikan surat berharga pada 31 Desember 2010 yang mencapai Rp 42.835.880.990. Berdasarkan data LHKPN, Zulkifli Zaini diketahui telah melakukan investasi pada surat berharga sejak 2004 silam. Setelah surat berharga, kekayaan Zulkifli Zaini berasal melalui giro dan setara kas yang mencapai Rp 9.350.636.367.

Selanjutnya, kekayaan untuk harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 10.852.143.000 pada 2 April 2013. Tanah dan bangunan tersebar di daerah Bekasi, Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan. Untuk kekayaan transportasi mesin senilai Rp 2.103.000.000.

Kemudian, Zulkifli Zaini memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 244.830.000. Harta tersebut terdiri dari logam mulia, batu mulia, barang barang antik dan seni serta benda bergerak lainnya. Saat ini Zulkifli Zaini merupakan Komisaris Independen BNI sejak Maret 2015.

Pada 2010 hingga 2013, Zulkifli Zaini pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri. Zulkifli Zaini telah menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1980. Lantas ia melanjutkan untuk menyabet gelar MBA di Washington University USA pada 1994. Zulkifli Zaini memulai kariernya sebagai Civil & Structural Engineer pada Wiratman and Associate tahun 1980.

Lalu ia merintis kariernya dalam bidang perbankan sebagai Account Officer di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) pada tahun 1988. Tahun 1994, Zulkifli Zaini menjabat Head of Project Finance Bapindo Cabang Surabaya. Pada 1996 Zulkifli menjabat sebagai Wakil Kepala Cabang Bapindo Cabang Bandung.

Kemudian, tahun 1998, Zulkifli Zaini menjabat Kepala Cabang di Jambi. Zulkifli juga pernah menduduki posisi Senior Manager dan Team Leader Credit Risk Management. Pada bulan September 1999 sampai dengan Januari 2003, Zulkifli Zaini dipercaya sebagai Vice President and Division Head, Government Relationship Management sampai tahun 2003.

Selanjutnya, dia menjabat sejumlah jabatan yang berbeda beda di Bank Mandiri sejak 2003 hingga 2010. Sejak bulan Oktober 2008, Zulkifli ditugaskan untuk mensupervisi anak perusahaan yaitu Bank Syariah Mandiri. Pada Mei 2010 sampai dengan Juni 2010, Zulkifli ditugaskan menjadi Managing Director Technology & Operation Bank Mandiri.

Lalu, pada Juli 2010 sebagai Direktur Utama perbankan pelat merah tersebut pada 2010. Pada November 2010, dia ditugaskan sebagai Ketua Komite Tetap Kebijakan Keuangan (bidang Perbankan dan Financial) di Kamar Dagang dan Industri (KADIN). Pada Juni 2011, Zulkifli Zaini terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia (IBI).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *